The Role of P4GN Advocacy as an Effort to Form A Drug-Free Generation

Authors

  • Sandrik Puji Maulana STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung
  • Yayu Siti Rahayu STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung
  • Muhammad Faisal Firdaus STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung
  • Neng Sri Wahyuni STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung
  • Lulis Sholehah STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung
  • Suci Nurullaeli Suryani STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung
  • Lia Lasmaya STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung

DOI:

https://doi.org/10.59890/ijsss.v3i4.88

Keywords:

P4GN Extension, Adolescents, Drug Prevention, Quantitative Methods

Abstract

Drug abuse is a serious threat that can damage health, disrupt the function of vital organs, and hinder the future of the youth. This condition is increasingly concerning as it has reached high school students. Adolescents are vulnerable to falling into drug abuse due to curiosity, environmental pressure, and low awareness of its negative impacts. This study aims to assess the effectiveness of P4GN outreach (Prevention and Eradication of Drug Abuse and Illicit Trafficking) in increasing understanding, awareness, and proactive attitudes among adolescents towards the dangers of drugs. The research employs a quantitative method through the distribution of questionnaires to 30 adolescents aged 15-18 years in Majakerta Village, which is analyzed descriptivelyThe extension program was conducted in four interactive sessions through discussions, simulations, and case studies. The research results showed an increase in knowledge of 25%, awareness of risky behavior by 30%, and a positive attitude change in 20% of the participants. These findings prove that the P4GN extension is effective in shaping a younger generation that is aware of risks and responsible. Support from family, schools, and the community is a crucial factor in strengthening more focused prevention efforts

References

Ajzen, I. (1991). Teori perilaku terencana. Perilaku Organisasi dan Proses Pengambilan

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Azwar, S. (2012). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Bandura, A. (1977). Teori Pembelajaran Sosial. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Badan Narkotika Nasional (BNN). (2020). Pedoman Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba. Jakarta: BNN.

Badan Narkotika Nasional (BNN). (2023). Laporan Tahunan BNN 2023. Jakarta: Badan Narkotika Nasional.

Badan Narkotika Nasional. (2022). Laporan Tahunan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Jakarta: BNN RI.

Bandura, A. (2001). Teori Kognitif Sosial: Perspektif Agentik. Tinjauan Tahunan Psikologi, 52, Bimbingan Konseling Islami, 11 (1), 23–35.

BNN RI. (2021). Laporan akhir survei nasional mendorong narkoba tahun 2021. Badan

BNN RI. (2022). Pedoman pelaksanaan P4GN di sekolah. Jakarta: Badan Narkotika Nasional

Departemen Kesehatan RI. (2019). Pedoman pencegahan dan pencegahan narkoba di sekolah. Dunia.

Hasanah, U. (2020). Peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja. Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 5(2), 45–56.

Hasanah, U. (2021). Pendidikan berbasis nilai Islami dalam pencegahan pencegahan narkoba pada remaja. Jurnal Pendidikan Islam, 13 (1), 89–101.

Hawari, D. (2013). Narkoba dan Remaja: Strategi Pencegahan dan Penanggulangan. Jakarta: Balai Pustaka.

Hidayat, T., & Mustofa, A. (2021). Pendidikan karakter Islami sebagai strategi pencegahan perilaku menyimpang remaja. Jurnal Studi Islam, 17 (2), 201–215.

Hidayati, S. (2018). Efektivitas penyuluhan berbasis peer pendidik terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA tentang bahaya narkoba. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 7 (2), 45–52.

Hurlock, EB (2003). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B. (2019). Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga. Jakarta: Kemenkes RI.

Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, 21 (1), 55–70.

Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 16 (2), 110–118.

Jurnal Sosiologi Pendidikan, 5 (2), 134–147.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2020). Strategi pendidikan karakter melalui pencegahan narkoba di sekolah. Jakarta: Kemendikbud.

Keputusan Manusia, 50 (2), 179–211.

Kesehatan Masyarakat, 10 (2), 67–74.

Knowles, M. (1990). The Adult Learner: A Neglected Species. Houston: Gulf Publishing Company.

Knowles, MS (1990). Pembelajar Dewasa: Spesies yang Terabaikan (edisi ke-4). Houston, TX: Gulf Publishing.

Mahmudi, A. (2020). Strategi dakwah bil hal dalam pencegahan narkoba di kalangan remaja.

Monografi Pendidikan Kesehatan, 2 (4), 354–386.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu pembekuan: Praktis. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhidayah, I. (2020). Pengaruh edukasi berbasis diskusi terhadap pengetahuan siswa SMA pembelajaran. Paris: UNESCO Publishing.

Pratama, A. (2022). Strategi pencegahan narkoba berbasis sekolah dan keluarga: Studi evaluasi program P4GN. Jurnal Sosial dan Pendidikan, 11(3), 233–245. program pelatihan keterampilan keluarga. Wina: UNODC.

Puspitasari, D., & Santoso, A. (2019). Pencegahan penularan melalui pendidikan kesehatan di sekolah menengah. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22 (1), 15–22.

Putri, AP, & Ramadhani, R. (2022). Evaluasi program penyuluhan P4GN pada siswa SMA.

Putri, D. A. (2023). Evaluasi efektivitas penyuluhan P4GN pada remaja di lingkungan sekolah. Jurnal Psikologi Terapan, 9(1), 15–27.

Rahmah, D., & Andriani, P. (2021). Peran orang tua dalam pencegahan narkoba pada remaja.

Rahman, AA, Ibrahim, R., & Wahab, HA (2019). Program edukasi narkoba berbasis masyarakat dan dampaknya terhadap kesadaran remaja di Malaysia. Asian Journal of Social Sciences, 47 (3), 112–125. Republik Indonesia.

Rosenstock, IM (1974). Model keyakinan kesehatan dan perilaku kesehatan preventif.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical Origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403

Santrock, JW (2014). Psikologi Pendidikan (edisi ke-5). New York: McGraw-Hill.

Sari, DP, & Lestari, R. (2021). Penyuluhan partisipatif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya narkoba. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 9 (2), 78–85.

Sari, R., & Lestari, A. (2021). Efektivitas Penyuluhan Partisipatif dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja terhadap Bahaya Narkoba. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 112–123.

Setiawan, H. (2020). Implementasi program sekolah sehat dalam pencegahan perilaku berisiko pada siswa. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9 (2), 44–56. A

Siregar, FA, & Lubis, R. (2020). Peran guru BK dalam mencegah korupsi pada remaja. Jurnal

Smith, P., & Jones, L. (2020). Pencegahan penyalahgunaan zat terlarang berbasis sekolah: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Kesehatan Remaja, 66 (5), 543–551.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D . Bandung: Alfabeta. UNESCO. (2017). Pendidikan untuk tujuan pembangunan berkelanjutan: Tujuan

Suryadi, T. (2021). Efektivitas penyuluhan P4GN dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya narkoba. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 101–113. tentang bahaya narkoba. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15 (1), 23–30.

United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC). (2022). World Drug Report 2022. Vienna: UNODC.

United Nations Office on Drugs and Crime. (2023). World Drug Report 2023. Vienna: UNODC.

UNODC. (2020). Laporan Narkoba Dunia 2020. Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan. UNODC. (2022). Pencegahan penyalahgunaan zat terlarang di kalangan remaja melalui

WHO. (2021). Ringkasan teknis tentang pendidikan berbasis sekolah untuk pencegahan narkoba. Organisasi Kesehatan Dunia.

WHO. (2018). Laporan Status Global Alkohol dan Kesehatan 2018. Organisasi Kesehatan

Wibowo, A. (2019). Pengaruh experiential learning terhadap sikap remaja dalam perilaku hidup sehat. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11 (1), 33–41.

Yuliana, N., & Puspitasari, R. (2020). Pendidikan kesehatan sebagai upaya pencegahan korupsi pada remaja. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5 (1), 12–20.

Yuliani, R. (2022). Penyalahgunaan narkoba dan dampaknya terhadap ketahanan sosial remaja. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(1), 67–80.

Zakaria, F., & Hassan, N. (2019). Program pencegahan narkoba berbasis sekolah: Sebuah studi evaluasi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Narkoba, 49 (2), 145–162.

Zulkarnain, A. (2019). Ketahanan keluarga sebagai benteng pencegahan korupsi. Jurnal Ilmiah

Downloads

Published

2025-09-11

How to Cite

Maulana, S. P., Rahayu, Y. S., Firdaus, M. F., Wahyuni, N. S., Sholehah, L., Suryani, S. N., & Lasmaya, L. (2025). The Role of P4GN Advocacy as an Effort to Form A Drug-Free Generation. International Journal of Sustainable Social Science (IJSSS), 3(4), 287–298. https://doi.org/10.59890/ijsss.v3i4.88

Issue

Section

Articles